Merapi

Merapi
kebebasan layaknya gunung yang berdiri tegap dan melakukan apa yang dia mau.. akan terusik apabila kejailan mulai mengganggu

Rabu, 02 November 2011

"rintik-rintik hujan dan percikan air terasa begitu merdu ditelingaku. dan aku baru sadar begitu sepi kota jogjaku."
 catatan 2-11-11 @22:29.

Selasa, 01 November 2011

perenungan dipagi hari

handphone berbunyi disubuh hari
membangunkan dari tidur lelapku
termenung aku memikirkan hal itu
hal yang tak kusangka bisa datang menghampiriku

selama ini sudah kucoba menjaganya
dan ternyata akupun tak kuasa menahannya
begitu indah seharusnya
akan tetapi tak semudah yang kukira

gejolakpun semakin menjadi-jadi
membuatku sering meratapi
sudah cukup sampai disinii
menahan perasaan yang tak boleh terjadi

apakah hatiku semendung langit di hari ini?
tinggal menanti hujan yang membanjiri bumi
biarlah hal ini tetap tertata rapi di hati ini
hingga suatu saat aku dapat mengakhiri

ingin rasanya ku berbisik melalui mimpi
akan tetapi itu tak mungkin terjadi
hanya dari hati kehati
kutautkan perasaan ini, dan semoga kau mengetaui

salam dan do'aku selalu ada untukmu
semoga selalu bisa menemanimu
akan selalu menghantarkamu pergi
disuatu saat nanti


Adakalanya dimana sesorang yang bebas mempunyai hal-hal yang memang bersifat pribadi dan tak mudah untuk diungkapkan keorang lain. salah satunya adalah tentang perasaannya. dan ternyata kebebasan memang tak bersifat mutlak diberbagai lini kehidupan. semua tergantung dari setiap individunya. dan perasaanlah yang sering membuat orang tak berpikir rasional dengan dirinya. Selamat menikmati perasaan anda. semua itu adalah bumbu dari sesuatu yang dinamakan kehidupan.







november rain

November Rain


When I look into your eyes
I can see a love restrained
But darlin' when I hold you
Don't you know I feel the same
'Cause nothin' lasts forever
And we both know hearts can change
And it's hard to hold a candle
In the cold November rain
We've been through this such a long long time
Just tryin' to kill the pain
But lovers always come and lovers always go
An no one's really sure who's lettin' go today
Walking away
If we could take the time to lay it on the line
I could rest my head
Just knowin' that you were mine
All mine
So if you want to love me
then darlin' don't refrain
Or I'll just end up walkin'
In the cold November rain

Do you need some time...on your own
Do you need some time...all alone
Everybody needs some time...on their own
Don't you know you need some time...all alone
I know it's hard to keep an open heart
When even friends seem out to harm you
But if you could heal a broken heart
Wouldn't time be out to charm you

Sometimes I need some time...on my
own Sometimes I need some time...all alone
Everybody needs some time...on their own
Don't you know you need some time...all alone

And when your fears subside
And shadows still remain, ohhh yeahhh
I know that you can love me
When there's no one left to blame
So never mind the darkness
We still can find a way
'Cause nothin' lasts forever
Even cold November rain

Don't ya think that you need somebody
Don't ya think that you need someone
Everybody needs somebody
You're not the only one
You're not the only one

inspirasi dari seorang teman......^___________^

Senin, 31 Oktober 2011

1-11-11

pagi yang indah, hujan turun diawal bulan november seakan menyambut bulan ini dengan tangisan harunya. bulan november yang semoga menjadi bulan yang spesial untuk kita semua. mari awali bulan ini dengan senyum indah seperti indahnya mentari pagi yang muncul setelah rintik-rintik hujan telah berhenti. mulailah menata hidupmu dengan baik. gunakan waktumu untuk hal-hal yang bermanfaat buat orang lain, so bulan ini akan menjadi bulan yang sangat bermakna untukmu. apabila bulan kemarin merasa masih biasa-biasa saja, jadikan bulan ini menjadi bulan yang luar biasa.

buatlah step-step baru untuk mendapatkan tujuanmu kelak. karena hidup tak hanya bisa diam dan menanti. kita harus menjemput dengan strategi-strategi jitu kita...Ok?? Allah mencintai hambanya yang selalu berusaha. semoga Allah selalu melindungi kita dari dinginnya hujan dan melancarkan setiap aktifitas dibulan november ini, selalu menjadikan bulan ini menjadi bulan yang penuh cinta dan berkah. Berjuang bersama-sama untuk menggapai tujuan besar dibalik sana.


quote of the day

"terkadang kita memang harus menurunkan keegoismean kita. karena tak selamanya kita menjadi orang selalu benar. meskipun sakit, tapi kenyataan memang harus diterima apabila memang kita yang salah. akan tetapi apabila kita yang benar, maka hal-hal hebat akan tetap menanti entah dengan cara apa dia akan datang "

Kepekaan Seorang Mahasiwa

selalu ada sebuah tanya yang muncul dibenak, melihat lingkungan tempatku bergaul sekarang ini. apa yang terjadi sebenarnya? kenapasaya merasa ada yang berbeda. Mungkin memang banyak sekali faktor yang mempengaruhinya. entah karena fasilitas yang memang sudah terlalu nyaman, kesibukkan dengan urusan masing-masing ataukah karena memang  faktor kebiasaan untuk tidak memperhatikan kejadian-kejadian di sekitar kita. tanda tanya itupun semakin membesar ketika hal itu juga terjadi pada para organisator. sesorang yang dituntut untuk aktif dan menginspirasi banyak orang. sesorang yang seharusnya menjadi agent of change untuk menjadikan segala sesuatu lebih baik. akan tetapi makin lama hal tersebut semakin terlihat biasa. karena itulah culture nya. bisakah hal tersebut dibiarkan terus menerus? menjadi bertambah malu ketika pertanyaan itu muncul terus-menerus dan selalu ditujukan kepada kita. yang bisa saya lakukan adalah menjawab sesuai dengan apa yang saya tahu. memaksakan kehendak untuk peka terhadap lingkungan memang tidak akan bisa terjadi. karena kepekaan akan tumbuh dari pribadi masing-masing individu. walaupun saya sendiri selalu berpendapat. kita ini anak sosial yang suatu saat mau tidak mau akan bergumul dengan lingkungan sosial juga. butuh keaktifan dan berbagai macam pengetahuan. selain itu juga harus update akan hal-hal yang sedang terjadi apalagi hal-hal tersebut memberikan perubahan dengan kondisi sosial-politik di lingkungan kita. ketika kita diam dan mencoba untuk tidak aware apakah kita akan tetap aman? hal seperti itu tidak akan bertahan lama. karena orang yang tidak mengerti apa-apa akan cenderung menjadi penurut. sehingga mudah untuk ditipu atau melakukan hal-hal yang diinginkan orang lain.

selain ketidak pekaan, adalagi hal yang terjadi dilingkunganku. yaitu orang-orang yang cenderung hanya ingin menjadi follwer. tidak berani mengeluarkan argumentnya, dan hanya berbicara dibelakang ketika tidak sesuai. hal ini biasa terjadi karena kebanyakan dari mereka takut apabila menjadi minoritas dalam suatu forum bahkan dikucilkan. disini kedewasaan dalam berpolitik yang berperan. apabila kedewasaan politik telah terbentuk dengan kokoh, maka perbedaan akan dianggap sangat biasa. bahkan bisa dijadikan sebagai control dalam pengambilan keputusan. orang lain akan mengahargai kita dan segan kepada kita apabila kita punya pendapat yang memang bisa dipertanggungjawabkan meskipun berbeda. bukan berarti mereka akan mendiskriminasi kita, meskipun pada kenyataannya hal itu sering terjadi. orang-orang lebih suka untuk mengikuti sesuatu yang bersifat mayoritas daripada harus terkungkung didalam forum minoritas yang mempunyai berbagai macam resiko bahkan resiko untuk diasingkan. 

" berpendapat adalah Hakmu. akan sangat bodoh apabila kamu tidak memanfaatkan hakmu. kebenaran akan tetap menjadi sebuah kebenaran meskipun hanya didukung oleh segelintir orang. dan kamu akan menjadi orang yang sangat beruntung apabila bisa masuk menjadi salahsatunya"

Minggu, 30 Oktober 2011

Cinta dan Pofessionalitas

hal yang paling sulit untuk dihindari ketika kepentok dengan satu kata yaitu cinta. banyak sekali hal yang ketika dilihat sebenarnya tidak masuk akal menjadi masuk akal. nah, akan menjadi sangat parah apabila cinta tersebut tumbuh di satu organisasi yang kita ikutin. karena pada akhirnya ketidak profesionalanpun akan rawan terjadi. melihat intensitas pertemuan dari para aktifis muda terkadang tanpa sengaja akan tumbuh benih-benih cinta. entah karena kekaguman, ataupun karena kebiasaan. setiap hari ketemu, ngobrol, pusing bareng-bareng, seneng bareng-bareng dan pada akhirnya pun panah asmara siap menancap ke hati yang terdalam. kalau dijawa terkenal dengan peribahasa "wiwiting tresno jalaran soko kulino". seperti halnya yang sering saya temui akhir-akhir ini. orang-orang yang sering galau dengan perasaannya ataupun orang-orang yang akhirnya jadi malu untuk bertemu dengan orang yang dicintainya. bagaimana dengan saya? saya selalu mencoba untuk tetap profesional dengan menjaga perasaan. selalu berpikir bahwa mereka hanya sekedar motivator saja untuk saat ini. untuk kedepannya ya wallahua'lam. nah akan tetapi tidak bisa disalahkan juga ketika cinta itu menggebu-gebu datang. karena cita itu sebuah rahmat dan hak setiap manusia. tinggal bagaimana cara yang terbaik untuk merepresentasikannya. seperti kata teman saya, ketika kita mencintai seseorang alangkah lebih baik kalau orang yang kita cintai itu tau perasaan kita. meskipun pada akhirnya keputusannya mau berpacaran, atau tidak itu keputusan bersama. mungkin ada yang langsung nikah, ada yang menunggu, adapula yang langsung capcus.



Bolehlah keadaan seperti tetap ada, akan tetapi harus tetap profesional. mengikuti sesuatu karena ingat tanggung jawab, bukan karena seseorang yang dicintai. karena hubungan tak selamanya baik. pasti ada letupan-letupan kecil yang terkadang membuat menjadi tidak semangat. so kesimpulannya,, jangan berhubungan terlebih dahulu ketika masih dalam satu lembaga. kalau memang sudah kepepet, jangan pernah membawa perasaan dalam mengemban tugas. ketika diluar bolehlah, akan tetapi ketika sudah menyangkut tanggungjawab, anggaplah dia sebagai teman biasa. percaya, bahwa cinta tidak akan pernah salah dalam memilih. kalau bukan sekarang, pasti akan ada waktunya. jadi kita tidak akan galau masalah cinta akan tetapi galau masalah kesibukan. 

"Jadikanlah Cintamu sebagai penyemangatmu dan peningkatan profesionalitasmu. jangan sampai cintaimu hanya membuatmu layu dan sendu. Karena cinta sejati itu akan datang tanpa perlu kamu tunggu. biar waktu yang menunjukkan pada dirimu. "

Alam dan Kebebasan


terkadang tak bisa dinafikkan bahwa mahasiswa mempunyai tingkat stressing yang cukup tinggi. tingginya aktivitas, baik aktivitas kuliah sebagai mahasiwa ataupun sebagai aktivis mahasiwa tak jarang membuat mahasiwa terlihat lesu karena terkurasnya energi baik otak maupun fisik.  ketika hal tersebut terjadi, yang paling ingin kita lakukan adalah kabur dari rutinitas sehari-hari dan mencoba mencari kegiatan baru yang bisa dilakukan untuk melupakannya meskipun hanya sesaat. hal apa yang mungin bisa kita lakukan? banyak tawaran yang bisa menjadi pilihan, akan tetapi kembali lagi kepada setiap individunya. ada yang cukup dengan menikmati kuliner-kuliner khas dari daerah-daerah tertentu, ada yang kembali ke hobynya maen game, menyanyi ataupun maen kartu, akan tetapi ada juga yang membutuhkan kesendirian dengan berjalan sendiri ke tempat-tempat bersejarah atau pergi ke alam bebas. menikmati segarnya udara, birunya laut, hijaunya dedaunan, karena keindahan Mahakarya Allah tidak akan habisnya. salah satu opsi yang paling manjur diantara opsi-opsi yang bisa dibilang sangat tidak populer bagi kaum hawa dan sering dibilang aneh oleh kaum adam apabila ada kaum hawa yang memilih opsi ini adalah pergi sendiri kealam bebas. karena sangatlah jarang perempuan yang mau berpergian sendiri karena mungkin dilihat dari resikonya, berbeda dengan para pria yang tanpa resiko. akan tetapi kepuasan yang didapatpun akan amat sangat berbeda apabila kita bisa pergi untuk hanya sekedar merasakan hal-hal baru lingkungan yang baru, mengagumi setiap sudut cipaan-Nya hanya untuk sekedar melepas penat. karena alam lah yang akan selalu memberi kebebasan kepada kita, seperti alam yang bebas melakukan apa yang dia mau.  bukan berarti kebebasan itu merusak, akan tetapi kebebasan mengexplore ekspresi kita dengan meneriakkan suara hati kita di laut lepas dengan ditemani oleh gempuran keganasan ombak, tiupan basahnya angin, dan pasir yang berterbangan. hal lain yang bia dilakukan adalah mendaki dan mencicipi kemegahan mahakarya Allah yang selalu berdiri tegap dan menjulang seakan-akan ingin menggapai batas fatamorgana langit. menikmati derap langkah menantang tingginya gunung, dan berusaha untuk menikmati keindahan puncak gunung untuk menambah rasa syukur kita karena diberi kesempatan untuk melihat setiap lekuk alam yang diberikan untuk kita. senyumpun akan menyusul terkembang seiring dengan berkembangnya senyum matahari pagi, dan jiwapun akan kembali tenang seiring dengan tenangnya suasana yang sangat berbeda dengan yang sering kita rasakan. udara yang sangat segar bersih dan bebas dari asap akan menjernihkan pikiran kita untuk lebih berpikir yang masuk 
 akal, tidak semena-mena sesuai yang kita inginkan.

hal yang harus dibawa adalah catatan kecil dan kamera untuk sekedar mengabadikan setiap moment dan sisi keindahan dari mahakar-Nya yang mungkin tidak bisa utuh kita abadikan dengan menyimpannya di otak kita. catatan kecil pun akan sangat berguna, karena inspirasi yang tidak akan ada habisnya kektika kita bergaul dengan alam. karena liarnya alam bebas juga akan mebuat kita liar dalam berpikir, menemukan hal-hal baru bahkan terpikir dengan hal-hal baru yang sebelumnya belum pernah kita pikirkan. dalam anganku bahwa tidak akan lengkap apabila seorang aktifis belum mencoba menikmati keindahan dari gunung. meskipun lelah, akan tetapi tidak akan ada apa-apanya dibandingkan apa yang akan kita peroleh. karena pada sejatinya kehidupan itu akan lengakap apabila antara intelectualitas, agama, sosial dan pengahargaan terhadap lingkungan itu bisa berjalan selaras. hijaunya daun, birunya langit, putihnya awan, segarnya udara akan setia menanti kita. dan cinta terhadap Khaliq maupun manusia lainnya akan lebih bisa terekspresikan disana. mereka : alam dan kebebasan menanti kita untuk segera menggumulinya..  sebuah peradaban yang tak akan pernah lekang apabila kita menjaga dan mencintainya...^^

selamat menikmati, ingat "aktualisai dan kepedulian"......


 Puisi Soe Hok Gie
Sebuah Tanya

“akhirnya semua akan tiba
pada suatu hari yang biasa
pada suatu ketika yang telah lama kita ketahui
 
apakah kau masih berbicara selembut dahulu?
memintaku minum susu dan tidur yang lelap?
sambil membenarkan letak leher kemejaku”

(kabut tipis pun turun pelan-pelan di lembah kasih, lembah mendala wangi
kau dan aku tegak berdiri, melihat hutan-hutan yang menjadi suram
meresapi belaian angin yang menjadi dingin)

“apakah kau masih membelaiku semesra dahulu
ketika ku dekap kau, dekaplah lebih mesra, lebih dekat”

(lampu-lampu berkelipan di jakarta yang sepi, kota kita berdua, yang tua dan terlena dalam mimpinya. kau dan aku berbicara. tanpa kata, tanpa suara ketika malam yang basah menyelimuti jakarta kita)

“apakah kau masih akan berkata, kudengar derap jantungmu. kita begitu berbeda dalam semua
kecuali dalam cinta?”

(haripun menjadi malam, kulihat semuanya menjadi muram. wajah2 yang tidak kita kenal berbicara dalam bahasa yang tidak kita mengerti. seperti kabut pagi itu)

“manisku, aku akan jalan terus
membawa kenangan-kenangan dan harapan-harapan
bersama hidup yang begitu biru”

Sabtu, 29 Oktober 2011

Aktivis Mahasiswa ( idealis yang realis )

Apa sebenarnya definisi dari seorang Aktivis Mahasiswa? Mungkin banyak sekali  yang merasa dirinya adalah seorang aktivis karena merasa dirinya telah aktif dalam suatu forum ataupun organisasi tertentu. nah definisi dari aktifis tidaklah sesimpel itu, ketika mendengar kata-kata aktivis, saya pun langsung teringat generasi '66 yang berjuang menumbangkan orde lama yaitu sosok aktivis muda soe hok gie. aktivis yang sangat terkenal dalam mempertahankan idealismenya, bahkan beliau bawa sampai wafat. jiwa yang selalu terusik dan tidak tenang akan ketidakadilan di jaman itu dan pemerintahan yang semakin carut marut membuat beliau sering melontarkan sindiran-sindiran kerasnya dalam artikel di surat kabar. Nah aktivis sejati ialah orang yang tidak hanya mementingkan kepentingn sendiri ataupun lembaganya. akan tetapi dia juga punya kepekaan terhadap apa yang terjadi dilingkungan sekitar dan melakukan pembelaan dalam bentuk apapun itu jika terjadi kesemena-menaan atau korban dalam suatu sistem. berani mengambil resiko meskipun akan dikucilkan oleh mayoritas orang karena selalu mencoba untuk mempertahankan kebenaran. jiwa sosial yang tinggi, akan selalu membuatnya melakukan apapun untuk menciptakan kesejahteraan yang nyata bukan hanya sekedar kesejahteraan semu. ketika mendengar kata aktivispun hal yang selalu teringat adalah idealisme. banyak yang berkata idealis harus realis. akan tetapi ketika realis yang dikedapankan maka idealispun tidak akan terwujud. jadi yang harus kita lakukan tetaplah menempatkan di kondisi yang realistis untuk mencapai idealisme kita.karena apabila tidak begitu maka idealis hanya sekedar idealis. idealis yang tidak terwujud. dalam menempatkan dalam kondisi real ini diharapkan agar kita bisa menyusun langkah-langkah untuk merealisasikan idealisme terbesar kita. saya hanya mencoba untuk mengantarkan kalian wahai para aktivis mahasiswa, jadilah orang yang mempunyai idealis, karena seperti kata soe hok gie "dalam hidup ini hanya ada dua pilihan, yaitu menjadi orang yang idealis ataupun apathis". sekarang kita sendiri yang harus menentukan. apakah akan memilih untuk berada di zona aman dan tidak peduli dengan yang lain, ataukah  berjuang untuk menjadi orang yang bermanfaat untuk orang lain. karena saya berpendapat bahwa aktivis sejati tidak hanya aktivis yang cukup mengikuti organisasi dan menjalankan kepentingan organisasinya. akan tetapi aktivis sejati adalah aktivis yang akan merasa gelisah apabila ada ketidakadilan, aktivis yang selalu mencoba menginspirasi banyak orang untuk beraksi tak hanya berwacana, dan mungkin akan ada saatnya harus menyendiri untuk merenung apa yang sedang terjadi dan mencoba menawarkan solusi.